Featured Posts

Mengenal Kelompok Minat Frater Ledalero (II)

January 4, 2017

Mengenal Kelompok Minat Frater Ledalero (II)

          Setelah mengulas kelompok minat Teater Aletheia dan L’Arts pada bagian pertama, bagian kedua ini akan memperkenalkan kelompok minat dalam dunia menulis yakni Kelompok Menulis di Koran (KMK), kelompok minat musik akustik yang diberi nama Accoustic All, dan kelompok minat sastra dari Unit Arnoldus Nitapleat yang dibaptis dengan nama Pujangga Sandal Jepit..

 

Kelompok Menulis di Koran (KMK)

        Kelompok Menulis di Koran Ledalero (KMK-L) merupakan kelompok minat yang mewadahi pada frater yang memiliki minat dan bakat dalam dunia tulis, khususnya menulis di koran. Awalnya, tulisan-tulisan yang dikirimkan ke media merupakan hasil diskusi bersama beberapa anggota dalam satu kelompok kecil. Hasil diskusi ini kemudian diramu oleh salah seorang dari antaranya menjadi satu tulisan yang utuh; tetapi saat ini, tulisan anggota KMK-L lebih sebagai hasil pergumulan pribadi seorang penulis.

          Cikal bakal keberadaan kelompok ini rupanya berawal dari adanya satu kebutuhan untuk menggairahkan minat para frater dalam menulis untuk media massa. Kebutuhan ini, kemudian dijawabi oleh Fr. Charles Beraf SVD dan kawan-kawan kala itu dengan membentuk satu kelompok minat yang dibaptis dengan nama KMK-L. KMK-L juga telah menjadi ruang yang sangat baik untuk saling berbagi pengalaman dan motivasi dalam menulis di koran.

          Minat dan gairah tulis para frater di media massa, dari tahun ke tahun dirasakan semakin meningkat. Hal ini salah satunya tampak dalam banyaknya tulisan para frater Ledalero yang menghiasi media masa lokal dan nasional, baik cetak maupun elektronik; misalnya di Flores Pos, Pos Kupang, Timor Express, Majalah Hidup, Floresa.co, dan beberapa media lainnya

          KMK-L memiliki semboyan khas yakni “Menulis itu Menghidupakan yang Mati”. Dari kelompok minat ini, banyak penulis-penulis hebat lahir. Jabatan ketua KMK-L terakhir diemban oleh Fr. John Mai SVD.

 

Accoustic All

        Accoustic All merupakan kelompok para frater Ledalero yang memiliki minat dan menggandrungi dunia musik akustik. Keberadaan kelompok ini berawal dari ide dan kesadaran beberapa frater akan perlunya sebuah kelompok minat yang akan mengakomodasi dan memediasi minat para frater dalam dunia musik akustik. Berdirinya kelompok minat ini pada 2008, dibidani oleh beberapa frater kala itu, antara lain Fr. Gazpar Raja, SVD dan Fr. Bedi Asmon, SVD.

          Ledalero memang memiliki banyak frater yang pandai dalam bermusik akustik. Fasilitas-faslitas yang disiapkan komunitas serta ruang berkreasi yang baik turut membidani kelahiran para musikus muda ini. Hal ini juga berdampak positif dengan jumlah keanggotan kelompok minat ini dan banyaknya frater yang mahir bermusik meskipun tidak semuanya menggabungkan diri dalam kelompok minat ini.

          Accoustic All merupakan salah satu kelompok minat yang setia mengisi acara-acara komunitas; baik yang diselenggarakan di dalam komunitas maupun yang diadakan di luar komunitas. Selain itu, kelompok musik ini juga acapkali diminta untuk mengiringi kor para frater dan juga kelompok kor lain di luar komunitas. Saat ini kelompok minat ini diketuai oleh Fr. Tantiz Huller SVD.

 

Pujangga Sandal Jepit

        Pujangga Sandal Jepit merupakan kelompok minat sastra para frater yang menghuni Unit Santo Arnoldus Janssen Nitapleat. Keberadaan kelompok minat yang kini menginjak usia lima tahun ini awalnya dirintis oleh Fr. Gody Usnaat, SVD dkk untuk menghidupkan minat para frater dalam dunia sastra.

          Pujangga Sandal Jepit mmiliki buletin dengan nama yang sama, yang terbit sekali dalam dua minggu. Buletin ini memiliki tagline ‘Suara Kami Sederhana Saja’. Buletin ini umumnya berisikan puisi-puisi, yang bukan hanya ditulis oleh para frater, tetapi juga ditulis oleh para penikmat dan penggiat puisi di luar komuntias unit Arnoldus Nitapleat. Beberapa kali, buletin ini memuat puisi yang ditulis oleh para pelajar SMP dan SMA. Hal ini mnunjukkan usaha dari penggiat buletin ini untuk memberi ruang kreasi bagi pelajar SMP dan SMA sekaligus memotivasi mereka untuk terus berkarya melalui sastra.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

( Fr. Kristo Suhardi, SVD diolah dari berbagai sumber )

Please reload

Pewarta yang Setia

April 26, 2019

1/10
Please reload

Recent Posts

April 26, 2019

Please reload

Archive