Featured Posts

Mengenal Kelompok Minat Frater Ledalero (III/Habis)

January 5, 2017

Mengenal Kelompok Minat Frater Ledalero (III/Habis)

 

        Setelah memperkenalkan kelompok minat teater Aletheia, L’Arts, Kelompok Menulis di Koran (KMK), Accoustic All dan Pujangga Sandal Jepit pada dua tulisan sebelumnya, pada bagian III ini akan diperkenalkan kelompok minat Arung Sastra Ledalero dan Buletin Surat Cinta Unit Rafael. Kelompok-kelompok minat ini menjadi wadah yang sangat membantu para frater dalam mengembangkan bakat dan minat mereka.

 

Arung Sastra Ledalero

 

          Arung Sastra merupakan kelompok minat yang mewadahi para frater yang berminat dalam dunia sastra, khususnya puisi. Cikal bakal keberadaan kelompok ini bermula pada tahun 2009 usai penyelenggaraan festival Ledalero. Kala itu, Ledalero kedatangan beberapa penyair dan sastrawan nasional dan bermula dari perjumpaan itulah, muncul ide untuk mendirikan satu komunitas sastra di Ledalero. Komunitas yang diharapkan mampu menaungi dan mewadahi minat para frater dalam dunia sastra ini kemudian diberi nama Arung Sastra Ledalero. Fr. Stanis Tapun, SVD dipercayakan menjadi ketua komunitas ini kala itu dan moderatornya adalah P. Leo Kleden SVD.

 

          Dalam perjalanan selanjutnya, komunitas ini sempat mati suri. Hal ini berlangsung hingga November 2015. Atas inisiatif beberapa frater yang memiliki gairah dalam dunia sastra, komunitas ini kemudian coba dihidupkan lagi. Penyelenggaraan malam puisi perdana di Patiahu pada Jumat malam, 20 November 2015, dianggap sebagai tanggal kelahiran kembali komunitas sastra ini.

 

          Sebagai satu komunitas sastra, salah satu agenda rutin bulanan komunitas ini adalah menyelenggarakan malam puisi. Malam puisi ini biasanya dibuat lintas unit. Pada saat malam puisi ini, beberapa anggota diberi kesempatan untuk membacakan puisi dan cerita pendek (Cerpen) karya mereka. Usai pembacaan ini, anggota lain diberi kesempatan untuk memberikan penafsiran maupun komentar singkat atas karya sastra yang baru saja dibacakan.

 

Selain itu, komunitas sastra ini juga memiliki buletin sastra yang terbit sekali dalam sebulan yang dibaptis dengan nama Buletin Arung Sastra Ledalero. Saat ini anggota komunitas ini berjumlah lebih dari 40 orang; sebagian besar anggotanya merupakan para frater SVD, dengan tetap membuka kemungkinan bagi siapa saja yang memiliki minat dalam dunia sastra untuk bergabung.

 

          Karya-karya puisi kelompok minat ini dapat dinikmati melalui grup facebook Kelompok ASAL (Arung Sastra Ledalero). Selain itu, karya-karya sastra lain tersebar di berbagai media massa, baik cetak maupun elektronik, seperti floressastra.com, Pos Kupang, dan Flores Pos. Saat ini Arung Sastra diketuai oleh Fr. Morghan Nikmat, SVD dan didampingi oleh P. Fredy Sebho, SVD.

 

Surat Cinta Rafael

 

         SURAT CINTA merupakan buletin yang diterbitkan oleh para frater unit Rafael setiap tiga bulan sekali. Buletin triwulanan ini lahir dari ramuan ide Fr. Siprianus Lifi Maneak, SVD (Fr. Epphy) bersama Fr. Jimmy F. L. A. Roga, SVD (Fr. Jimmy) pada 8 Februari 2014. Keduanya menggagas SURAT CINTA yang diperluas sebagai akronim dari “SUara Rafael Tabib _ Cerita INi unTuk kitA”.

 

        Buletin ini dibuat dengan mengusung visi “Demi perluasan Kerajaan Allah dan pengembangan bakat dan kreasi para frater Wisma St. Rafael Ledalero yang beriman, mandiri dan profesional”. Visi ini dibuat dengan tujuan merasul dan menumbuhkan kesejatian cinta kepada Sang Sabda dan juga kepada Gereja (umat Allah) di wilayah paroki Nita.

 

        SURAT CINTA memuat beberapa rubrik menarik seperti Rafael Menyapa yang ditulis oleh pemimpin redaksi berisi abstraksi mengenai edisi bersangkutan; Rafael Berbagi berisi pewartaan untuk umat selama sepekan; Cerita dari Balik Tembok berisi kisah-kisah unik seputar kehidupan membiara dalam biara-biara yang ada di Nita; Sastra Kita berisi hasil karya dari siapa saja yang berniat menuangkan imajinasinya lewat puisi, pantun, sajak, lagu, cerpen, refleksi dan gambar; Iklan berisi pesan-pesan atau iklan layanan masyarakat dari instansi-instansi atau lembaga-lembaga terkait yang berada di lingkaran kecamatan Nita untuk diketahui oleh masyarakat Nita; Tokoh Kita berisi profil para tokoh yang berdomisili atau bekerja di seputar Nita; Serba-Serbi berisi info atau tips-tips seputar dunia kesehatan, otomotif, dan lain-lain; Inspirasi Bulan Ini berisi kisah-kisah santo-santa, orang-orang terkemuka  dan menginspirasi; Nota Paroki Nita berisi informasi terbaru seputar Paroki St. Mikhael Nita dan Keuskupan Maumere; Ruang Musik Liturgi berisi partitur lagu-lagu liturgi yang ada di dalam buku-buku nyanyian umat yang jarang atau tidak pernah dipakai oleh umat untuk dihidupkan lagi; Permohonan Nita berisi ucapan syukur dan permohonan dalam bentuk doa; dan terakhir Lensa Nita berisi foto-foto tentang situasi atau kegiatan-kegiatan yang terjadi di wilayah paroki Nita.

 

        Sejak awal lahirnya hingga sekarang, buletin ini telah berhasil menelurkan beberapa edisi yang secara khusus didistribusikan ke seluruh masyarakat Nita. Edisi perdana terbit pada Maret 2014. Secara kronologis, pemimpin redaksi yang bertugas mengomandani SURAT CINTA sudah berganti beberapa kali. Di antaranya Fr. Jimmy Roga, Fr. Soni Lamoren, Fr. Elvan da Pores dan sekarang Fr. Frano Kleden. SURAT CINTA juga hadir dan eksis di dunia maya. Dalam internet, buletin ini hadir dalam sebuah grup facebook bernama “Surat Cinta Rafael Nita”. Alamat email buletin cinta ini ialah surat_cinta_rafael@yahoo.com.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(Kristo Suhardi, diolah dari berbagai sumber)

 

Please reload

Pewarta yang Setia

April 26, 2019

1/10
Please reload

Recent Posts

April 26, 2019

Please reload

Archive