Featured Posts

Tanpa Tuhan, Kita Tidak Ada Artinya

June 24, 2018

SENIN

Bacaan Pertama : 2Raj. 17:5-8,13-15a,18

Bacaan Injil : Mat. 7:1-5

 

Melihat kesalahan orang lain merupakan tindakan yang paling mudah kita lakukan. Tetapi melihat apalagi mengakui kasalahan diri sendiri sangatlah sulit. Yesus menegaskan hal ini dengan mengatakan,  “Jangan kamu menghakimi supaya kamu tidak dihakimi, kamu melihat selumbar di mata saudaramu, tetapi balok di matamu sendiri tidak kamu lihat”. Itulah gambaran tentang kecenderungan kita untuk menghakimi sesama tanpa menyadari bahwa diri sendiri penuh dengan salah dan dosa.Yesus mengajak kita untuk membaharui sikap dan hidup kita. Barangkali kita sering menegur sesama yang telah melakukan kesalahan. Tindakan itu tentu tidak salah. Hal itu bahkan bisa membantu mereka yang telah berbuat kesalahan. Tuhan melarang kita untuk tidak menghakimi. Terhadap orang yang berbuat kesalahan Tuhan mengatakan: tegurlah mereka di bawah empat mata. Tindakan menghakimi sesama seringkali tidak membantu bahkan sebaliknya menghambat pertumbuhan kepribadian orang lain. Dengan bersikap tidak menghakimi, kita melakukan beberapa kebajikan dasar. Pertama, kita tidak sampai merendahkan martabat orang lain dan memberi peluang kepadanya untuk berkembang menjadi lebih baik. Kedua, kita bebas dari rasa puas diri karena tidak menjadi sorotan orang banyak.

 

DOA

Allah Tritunggal Mahakudus, ajarilah kami untuk berani menyadari kelemahan dan kekurangan kami. Dengan demikian, kami tidak mudah untuk menghakimi sesama, dan ajarilah kami untuk saling mengampuni. Amin.

 
 

Please reload

Pewarta yang Setia

April 26, 2019

1/10
Please reload

Recent Posts

April 26, 2019

Please reload

Archive