Featured Posts

Waspada

July 13, 2018

JUMAT

Pekan Biasa XIV

Bacaan Pertama : Hos. 14:2-10

Bacaan Injil : Mat. 10:16-23

 

Mungkin kita pernah dengar lagu yang berjudul ‘panggung sandiwara’, lagu yang dikarang oleh seorang musisi bernama Ian Anggoro. Kira-kira penggalan liriknya seperti ini: “Dunia ini panggung sandiwara, cerita yang mudah berubah, kisah mahabrata atau tragedi dari Yunani, setiap kita dapat satu peranan, yang harus kita mainkan, ada peran wajar, ada peran berpura-pura. Mengapa kita bersandiwara? Mengapa kita bersandiwara?” Lagu ini sungguh melukiskan dunia dengan sangat menarik. Dunia yang penuh dengan banyak kejutan warna-warni, dengan kita manusia sebagai pemain utamanya. Lagu ini memang tersusun dari kata-kata yang mungkin sangat sederhana, tetapi memiliki makna yang sangat mendalam bagi kita.

          Dunia adalah tempat segala hal dapat dimungkinkan untuk terjadi; tempat di mana kita bisa tertawa, dan juga bisa menangis. Dunia sesungguhnya mengajarkan kita akan satu hal  yaitu bahwa kedukaan mendalam yang kita rasakan dan kegembiraan yang kita ungkapkan, sungguh lahir dari satu misteri kehidupan yang sama. Yesus hari ini mengajak kita sebagai anak-anaknya, untuk menyadari dan berefleksi secara lebih mendalam mengenai dunia ini, tempat kita berada. Yesus mengajak kita untuk melihat bagaimana situasi di sekeliling kita. Dia juga ingin meminta kita untuk bersikap licik seperti ular dan tulus seperti merpati saat kita hidup dan menghadapi tantangan di dunia ini. Yesus mau agar agar kita tetap waspada terhadap semua yang kita temui dan alami.

          Sabda Yesus hari ini, bukanlah tanpa sebab. Dalam hidup harian, terkadang perbuatan baik dan perbuatan jahat memiliki pembatas yang tipis. Kita sulit bedakan keduanya. Karena itu, Yesus meminta kita untuk waspada. Yesus merindukan agar dunia ini tidak kita jadikan sebagai panggung sandiwara dan kita pelakonnya. Tetapi Yesus mau agar kita memiliki orientasi hidup dan keutamaan-keutamaan yang bijak agar kita sanggup menjadi pribadi yang membagi kasih bagi sesama.

 

DOA

Allah Tritunggal Mahakudus, tuntunlah kami selalu dalam usaha kami setiap hari untuk mencari kebijaksanaan demi memuji dan meluhurkan nama-Mu. Amin.

 

 

 
 

Please reload

Pewarta yang Setia

April 26, 2019

1/10
Please reload

Recent Posts

April 26, 2019

Please reload

Archive