Featured Posts

Kasih dan Kebaikan Itu Dasar Yang Kokoh

July 20, 2018

JUMAT

Pekan Biasa XV

Bacaan Pertama : Yes. 38:1-6,21-22,7-8

Bacaan Injil : Mat. 12:1-8

 

Dalam hidup harian, kita sering mendengar komentar demikian, “hukum itu ibarat pisau, tumpul ke atas tapi tajam ke bawah.” Komentar ini muncul karena keprihatinan terhadap penegakan hukum. Hukum yang seharusnya tegas, seakan tidak berdaya ketika berhadapan dengan kelompok tertentu. Situasi serupa dilakukan orang Farisi yang seakan berpegang teguh pada hukum, padahal sebetulnya didasarkan pada kemunafikan. Hal ini dikritik Yesus. Yesus menekankan bahwa segala perbuatan yang perlu dan tindakan belas kasihan diperbolehkan pada hari sabat.

Orang-orang Farisi mengeluhkan perbuatan murid-murid memetik gandum pada hari sabat karena perbuatan itu tidak diperbolehkan menurut hukum Taurat. Namun, Yesus membenarkan para murid-Nya dengan berlandaskan pada tiga alasan. Pertama, Yesus melebihi Bait Allah. Orang-orang Yahudi sangat memuja Bait Allah, tempat mereka menguduskan emas. Namun, Kristus adalah bait Allah itu sendiri. Bait Allah, Allah hadir lewat kiasan, tetapi dalam Diri Kristus, Allah hadir secara penuh dan tampak secara langsung. Kedua, yang Kukehendaki ialah belas kasihan bukan persembahan. Kewajiban-kewajiban upacara harus mengalah terhadap hukum moral, hukum alam, dan hukum kerajaan yang berlandaskan kasih. Juga, perlindungan diri harus diutamakan daripada pelaksanaan ibadah-ibadah ritual. Ketiga, Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat. Kristus mengingatkan bahwa perbuatan kemanusiaan, boleh dilakukan pada hari Sabat.

Kasih dan kebaikan adalah dasar yang kokoh dari segalanya. Hukum akan berarti bila diarahkan untuk kebaikan bersama bukan untuk kebaikan segelintir orang. Kasih adalah hukum universal yang membebaskan. Dalam kasih dan kebaikan, hukum Tuhan sungguh ditegakkan. Mari kita letakkan segala perbuatan kita di atas dasar kasih dan kebaikan, bukan atas dasar lainnya.

 

DOA

Allah Tritunggal Mahakudus, semoga roh cinta-Mu selalu menaungi hati dan budi kami sehingga kami dapat bertindak sesuai dengan kehendak dan rencana-Mu. Amin.

 

 

 
 

Please reload

Pewarta yang Setia

April 26, 2019

1/10
Please reload

Recent Posts

April 26, 2019

Please reload

Archive