Featured Posts

Cukup dengan Menyentuh

September 10, 2018

SELASA

Pekan Biasa XXIII

Bacaan Pertama : 1Kor. 6:1-11

Bacaan Injil : Luk. 6:12-19

 

Bacaan Injil yang barusan kita dengar, mengisahkan tentang Yesus mengajar dan menyembuhkan banyak orang. Penginjil Lukas mengisahkan bahwa ketika Yesus selesai berdoa di puncak bukit, Ia bersama murid-murid turun ke tanah datar. Di tempat itu berkumpul banyak orang. Mereka datang untuk mendengarkan Yesus dan juga memperoleh kesembuhan.  Namun ada satu peristiwa yang menarik yakni mereka semua berusaha menjamah jubah Yesus agar mereka sembuh. Mengapa mereka menanti Yesus dengan penuh antusias? Mereka tahu bahwa Yesus memiliki kuasa.

   Berdasarkan bacaan Injil, dapat dilihat bahwa tidak ada peristiwa penyembuhan yang dilakukan oleh Yesus secara jelas. Peristiwa penyembuhan tersebut bukan karena usaha Yesus melainkan karena sikap iman banyak orang akan Yesus. Sikap iman akan Yesus terlihat secara jelas melalui perjuangan penuh kerinduan menanti kedatangan Yesus untuk menyentuh jubah-Nya.

          Dalam hidup harian, kita juga bisa melakukan penyembuhan kecil, jika kita membiarkan diri kita menjadi alat penyembuh dan keselamatan Tuhan. Dengan sedikit simpati kita dapat menyembuhkan sebuah hati yang terluka. Dengan sedikit perhatian yang tulus, kita dapat membesarkan hati orang yang menganggap diri tidak laku, dengan seidkit pengertian yang ikhlas, kita dapat membebaskan seseorang dari kecemasan dan rasa putus asa. Dengan menyediahkan waktu bagi yang membutuhkan, kita membebaskan dia dari tekanan batin dan kesepiannya.

Kita menyentuh dan disentuh oleh Tuhan dalam komuni suci. Semoga Ia masih melihat dan menemukan seberkas iman, harapan dan kasih dalam diri kita yang hina dan berdosa ini.

 

DOA

Allah Tritunggal Mahakudus, kuatkanlah iman kami agar kami mampu menjadi penyembuh bagi sesama yang membutuhkan. Amin.

 

 
 

Please reload

Pewarta yang Setia

April 26, 2019

1/10
Please reload

Recent Posts

April 26, 2019

Please reload

Archive