Featured Posts

Menjadi Murid yang Sejati

September 21, 2018

SABTU

Pekan Biasa XXIV

Bacaan I : 1 Korintus 15:35-37, 42-49

Bacaan Injil : Lukas 8:4-15

 

Pencinta Sang Sabda yang terkasih, Firman Tuhan yang kita yakini sebagai “pelita bagi kakiku” dan “terang bagi jalanku” itu akan menjadi percuma jika jatuh pada hati yang tak tahan godaan iblis, cuma percaya sebentar saja,dan dihimpit oleh kekuatiran serta kenikmatan hidup. Firman Tuhan itu perlahan-lahan akan hilang bahkan mati tanpa meninggalkan buah. Sebaliknya, firman Tuhan itu akan berguna jika jatuh pada hati yang mau menyimpan firman tersebut dalam hati yang baik serta mengeluarkan buah dalam ketekunan. Firman ini akan terlihat cerah sebab darinya ada buah yang keluar seratus kali lipat.

Pencinta Sang Sabda yang terkasih, sudah banyak kali telinga kita mendengar firman Tuhan. Apakah firman itu terus masuk ke relung hati kita dan menghasilkan banyak buah? Pada dasarnya, iman kita akan Yesus Kristus bukanlah iman yang mati atau mandul. Iman kita akan Yesus Kristus mesti menghasilkan buah yang baik seratus kali lipat bagi diri kita sendiri dan orang-orang di sekitar kita. Sebagaimana Yesus Kristus, Sang Penabur Benih paling sejati itu telah mengajarkan cara mencinta yang paling radikal, hendaknya kita pun terlibat dalam karya keselamatanNya dalam komunitas, keluarga, tempat kerja, serta lingkungan sekitar kita. Oleh karena itu, hendaknya firman Tuhan berakar dalam hati kita dan pada akhirnya tumbuh subur dan menghasilkan buah yang berlimpah-limpah. Dan buahnya ialah hati yang selalu sabar, melakukan hal sopan, tidak mencari keuntungan diri, adil, mencintai kebenaran, serta percaya dan sabar menanggung segala sesuatu.

 

DOA

Ya Allah Tritunggal mahakudus jadikanlah kami pengikut-Mu yang berbuah baik dan berguna bagi sesama kami. Amen

 

 
 

Please reload

Pewarta yang Setia

April 26, 2019

1/10
Please reload

Recent Posts

April 26, 2019

Please reload

Archive