Featured Posts

“Melaksanakan kasih Tuhan dalam Hal-hal Sederhana”

October 1, 2018

SENIN

Pekan Biasa XXVI

(Pesta St Theresia dari Kanak-kanak Yesus)

Bacaan I : Ayub 1 : 6-22

Bacaan Injil : Lukas 9 : 46-50

 

Bapa Ibu, Saudara, Saudari, Pencinta Sang Sabda yang terkasih dalam Kristus, bacaan-bacaan suci hari ini memberikan penekanan yang cukup mendalam tentang tindakan kasih dalam hal-hal kecil dan sederhana. Nabi Ayub adalah seorang yang sungguh percaya kepada Allah meskipun dirinya sering dilanda kemalangan. Ayub dalam kesederhanaan dan kerapuhannya tetap percaya kepada Allah. Sedangkan dalam injil Lukas, Yesus berbicara tentang kepolosan dan kerendahan hati yang tampak dalam diri anak kecil, yang memungkinkan kita bisa mengalami kasih dari Allah.

            Pencinta Sang Sabda yang terkasih, hari ini Gereja merayakan Pesta Sta. Theresia dari Kanak-kanak Yesus. Sta Theresia dikenal sebagai pelindung karya misi karena banyak warisan rohani diberikannya untuk perkembangan Gereja. Sebagai seorang biarawati, dia berusaha mencapai kesempurnaan hidup melalui jalan yang sangat sederhana yakni dengan hidup seperti seorang anak kecil, penuh cinta dan beriman akan Allah. Ia menyerahkan diri secara total dengan gembira demi karya cinta Allah. Dan cita-citanya ini diwujudkan melalui hal-hal kecilyang dijalankannya sebagai kewajiban dengan penuh suka cita. Ia sungguh bertanggungjawab dalam tugas dan karya pelayanan karena cintanya kepada Allah.

            Pencinta Sang Sabda yang terkasih, menjalankan kasih Tuhan melalui hal-hal yang sederhana memang mudah diucapkan namun seringkali sulit dilaksanakan dalam tindakan. Hal ini disebabkan karena kita sering lalai. Kita cenderung menginginkan sesuatu yang lebih besar dan megah, berniat melakukan hal-hal yang besar dan luar biasa karena ingin dipuji, ingin mendapat gelar dan diagung-agungkan.

Semua hal ini membuat kita lupa akan batas manusiawi kita. Kita lupa bahwa kita hanyalah manusia biasa yang memiliki banyak kelemahan dan kekurangan. Kita lupa bahwa hal-hal yang besar selalu dimulai dari hal-hal yang paling kecil dan sederhana. Baiklah kalau kita mau menyadari kelalaian kita, lalu mulai berani dan tanpa malu datang pada Tuhan. Kita mesti percaya pada penyelenggaran Tuhan dan hal itu dimulai dari hal-hal yang paling kecil dan sederhana. Kiranya kita semakin dikuatkan untuk melaksanakan kasih Tuhan dari hal-hal yang paling sederhana.

 

DOA

Ya Allah Tritunggal Mahakudus, bukalah hati serta pikiran kami untuk melaksanakan tugas-tugas kami dengan cinta yang besar dan penuh kasih seperti hambamu Santa Theresia dari Kanak- Kanak Yesus. Amin.

 

 

 

 

 
 

Please reload

Pewarta yang Setia

April 26, 2019

1/10
Please reload

Recent Posts

April 26, 2019

Please reload

Archive