Featured Posts

Panggilan untuk Mengikuti Yesus

November 29, 2018

JUMAT

Pekan Biasa XXXIV

[Pesta St. Andreas]

Bacaan Pertama : Rom. 10:9-18

Bacaan Injil : Mat. 4:18-22

 

Bacaan Injil hari ini melukiskan tentang Yesus memanggil murid-murid pertama-Nya. Orang-orang itu adalah Simon, yang juga disebut Petrus, dan saudaranya, Andreas. Yesus sedang berjalan menyusur Danau Galilea ketika Ia pertama kali melihat kedua bersaudara itu. Mereka sedang melemparkan jala ke Danau. Memancing adalah profesi dan mata pencaharian mereka. Yesus berkata kepada mereka: “Datang dan ikutlah aku, dan Aku akan menjadikan kamu penjala manusia. Segera, kedua bersaudara itu meninggalkan jala dan mengikuti Yesus.

Ketika mereka berjalan, Yesus melihat dua saudara lainnya, Yakobus dan Yohanes. Mereka juga berada di perahu bersama ayah mereka, Zebedeus. Yesus juga memanggil Yakobus dan Yohanes. Sama seperti Simon Petrus dan Andreas, kedua bersaudara ini juga segera mendayung ke tepi danau, meninggalkan perahu, jala dan ayah mereka, lalu mengikuti Yesus. Menjadi pertanyaan untuk kita: apakah Yakobus dan Yohanes berbicara dengan ayah mereka terlebih dahulu tentang keputusan mengikuti Yesus? Atau apakah mereka hanya mendayung perahu kembali ke tepi danau, mengucapkan selamat tinggal, dan pergi mengikutiYesus? Jika sang ayah memiliki Yakobus dan Yohanes untuk membantu dia mencari nafkah untuk keluarga, apa perasaan ayah ketika ditinggalkan?

Bagaimana tanggapan kita jika pada hari ini, Yesus memanggil kita? Akankah kita terlalu sibuk dengan hidup kita dan tidak  mendengar panggilan-Nya? Jika kita mendengar panggilan-Nya, apakah kita akan mencari alasan untuk tidak mengikuti-Nya? Ataukah kita akan dengan senang hati meninggalkan segalanya dan mengikut Yesus? Apa yang akan kita pilih? Panggilan untuk mengikuti Yesus, tidak hanya ditunjukkan dengan menjadi seorang biarawan/i, tetapi panggilan untuk profesi apa saja. Panggilan untuk mengikuti Yesus adalah panggilan untuk hidup saling melayani dengan hati yang penuh kasih, demi kebaikan bersama tanpa mengharapkan imbalan. Kasih yang tidak terwujud dalam tindakan melayani adalah kasih yang hampa. 

 

DOA

Allah Tritunggal Mahakudus, bantulah kami untuk mampu menjawabi panggilan Kristus dalam melayani sesama dengan kasih yang tulus. Amin.

 

 

 
 

Please reload

Pewarta yang Setia

April 26, 2019

1/10
Please reload

Recent Posts

April 26, 2019

Please reload

Archive