Featured Posts

Mencintai Yang Hilang

December 10, 2018

SELASA

Pekan Adven II

Bacaan I : Yesaya 40:1-11

Bacaan Injil : Matius 18:12-14

 

Dalam perikop Injil hari ini Yesus menyejajarkan antara gembala dan Bapa-Nya, domba dan manusia. Yesus menyejajarkan kedua hal ini dengan tujuan agar para pendengarnya dapat memahami maksud dari ajaran-Nya, karena perumpamaan itu sangat familiar dengan situasi pendengarnya. Bapa sama seperti gembala yang baik yang selalu menjaga dan memelihara, membimbing dan mengarahkan dombannya kepada sumber air yang tenang dan padang rumput yang hijau. Domba sama seperti manusia yang karena kebebasan yang diberikan cenderung untuk melepaskan diri dari kumpulan atau kawanannya. Ia selalu berjuang untuk hidup sendiri tanpa kontrol dari yang lain. Namun bapa yang baik selalu berjuang dengan penuh kesabaran untuk mencari yang hilang sampai menemukannya kembali. Bahkan sukacitanya sangat besar ketika Ia menemukan yang seekor daripada yang kesembilanpuluh sembilan ekor yang tetap ada bersamanya. Bapa selalu mencintai yang hilang karena tujuannya adalah semua orang dapat diselamatkan. Dalam kehidupan seharian, kita selalu bertindak seperti domba yang hilang. Karena kebebasan yang diberikan, kita selalu berjuang untuk menggunakan kebebasan itu sebebas-besanya tanpa memperhitungkan akibatnya bagi diri sendiri, orang lain, alam ciptaan dan Tuhan. Kita ingin tidak dikontrol oleh orang lain, mengikuti kemauan diri sendiri, mencapai kepuasan diri sendiri yang pada akhirnya membahayakan diri sendiri dan orang lain. Kita seperti domba yang karena keasyikan makan rumput tidak mendengarkan arahan dari gembala. Atau kita seperti domba terlalu kekenyangan sehingga enggan untuk bangun dan mengikuti kawanan yang lain. Kita sering terlena dengan yang kita peroleh hari ini sehingga lupa akan adanya hari esok dan seterusnya. Bapa kita adalah bapa yang baik yang selalu mencari dan membawa pulang anaknya yang hilang. Semoga pada masa adven ini kita dapat merubah diri dan berusaha untuk mengikuti dengan setia setiap perintah Tuhan.

 

DOA

Allah Tritunggal Mahakudus, semoga kami berusaha bisa kembali ke jalan yang telah Engkau tunjukkan. Amin.

 

 
 

Please reload

Pewarta yang Setia

April 26, 2019

1/10
Please reload

Recent Posts

April 26, 2019

Please reload

Archive
<