Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero Gelar Pemaparan Program Staf Fratres Semester Ganjil 2026/2027
LEDALERO — Komunitas Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero menyelenggarakan pemaparan program Staf Fratres Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 di Ruang Alex Ganggu, Kampus I IFTK Ledalero, pada Minggu (13/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WITA ini diikuti oleh para pater, bruder, dan frater dari tingkat satu hingga tingkat enam. Pertemuan berkala setiap semester ini bertujuan untuk mendiseminasikan rencana kegiatan, memberikan informasi program kerja, serta menyerap aspirasi dan masukan dari seluruh anggota komunitas.
Acara dibuka oleh pembawa acara (master of ceremony) dan dilanjutkan dengan doa bersama serta sapaan dari Ketua Fratres, Frater Sebas Iyai, SVD. Dalam sambutannya, Frater Sebas mengapresiasi kerja keras setiap seksi yang telah menyukseskan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-151 SVD dan HUT ke-89 Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero pada 8 September 2026 lalu.
Dalam pemaparan program, diskusi berlangsung interaktif melalui berbagai saran dan usulan konstruktif dari anggota komunitas. Mengakhiri sesi pemaparan, Frater Sebas mengingatkan pentingnya kolaborasi dan komunikasi.
"Setiap anggota seksi perlu membangun komunikasi yang baik, terutama dengan moderator dari masing-masing seksi," tegasnya.
Setelah pemaparan program, acara dilanjutkan dengan penegasan oleh Pater Maximinus Hali Abit, SVD selaku Prefek Koordinator dan Pater Wilibaldus Gaut, SVD yang mewakili Pater Rektor.
Pater Max menekankan bahwa seluruh rancangan program harus berorientasi formatif dan misioner demi pembentukan diri para frater serta kepentingan misi SVD. Ia juga menyoroti pemutakhiran manuale formatio yang tidak hanya akan berfokus pada program kerja di setiap unit, tetapi juga meningkatkan program kerja pada level tingkat atau angkatan. Selain itu, Pater Max membagikan hasil sidang ASPAK di Vietnam mengenai language proficiency dan kolaborasi akademik secara digital bagi para formandi.
"Kemampuan berbahasa Inggris menjadi tanggung jawab personal setiap frater. Tingkatkan kemampuan bahasa asing dengan memanfaatkan fasilitas yang ada, salah satunya jaringan internet di setiap unit," tegas Pater Max.
Sementara itu, Pater Wili mengingatkan pentingnya menjaga etika berpakaian dalam acara resmi maupun perjumpaan komunitas, serta etika dalam berkomunikasi, khususnya di media sosial.
Pertemuan diakhiri dengan pengesahan dan kesepakatan bersama atas seluruh program kerja yang telah dirancang. Seluruh anggota komunitas diharapkan dapat berpartisipasi aktif dan bertanggung jawab demi terlaksananya program-program tersebut selama satu semester ke depan.


Comments