Tumbangkan Efrata, Fransiskus FC Kunci Tiket Final Lewat Adu Penalti
- May 1
- 2 min read

Lapangan Wairpelit bergemuruh, Kamis (30/4/26). Status sebagai juara bertahan ternyata belum cukup untuk menyelamatkan Efrata FC.
Di hadapan Fransiskus FC yang bermain lebih tenang dan rapi, Efrata akhirnya harus angkat kaki dari Rektor Cup 2026.
Laga perempat final itu berakhir dramatis. Skor imbang 3-3 di waktu normal dipaksa berlanjut ke adu penalti, sebelum Fransiskus FC memastikan kemenangan tipis 6-5.
Sejak awal, Fransiskus FC sudah menunjukkan bahwa mereka tidak datang sekadar melengkapi pertandingan. Tanpa banyak basa-basi, mereka langsung menekan.
Menit ke-17, Rian Tap memanfaatkan kelengahan lini belakang Efrata, sebuah kesalahan yang terlalu mahal untuk tim sekelas juara bertahan.
Belum sempat benar-benar bangkit, Efrata kembali dihukum. Menit ke-35, Charli Kau menggandakan keunggulan. Lagi-lagi bermula dari situasi yang sebenarnya bisa diantisipasi.
Skor 2-0 membuat Fransiskus nyaman, sementara Efrata terlihat mulai kehilangan arah.
Namun, pengalaman sebagai juara masih menyelamatkan mereka, setidaknya untuk sementara. Menjelang turun minum, Happy Putra memperkecil ketertinggalan. Skor 2-1 memberi harapan baru bagi Efrata.
Babak kedua menjadi milik Efrata. Mereka tampil lebih berani dan mulai menekan. Menit ke-67, Happy Putra kembali mencatatkan nama di papan skor lewat sundulan keras. Kedudukan imbang 2-2.
Momentum berpihak. Menit ke-80, penalti untuk Efrata. Kelvin menuntaskan tugasnya dengan tenang. Skor berbalik 3-2. Comeback nyaris sempurna.
Namun di titik inilah, Efrata justru lengah.
Saat kemenangan sudah di depan mata, mereka gagal menjaga fokus. Menit ke-90, dari situasi bola mati, Will Oky menyambut bola dengan sundulan yang tak terbendung. Skor kembali 3-3.
Harapan Efrata runtuh perlahan.
Adu penalti pun jadi penentu. Di momen seperti ini, bukan hanya teknik, tapi juga ketenangan yang menentukan. Fransiskus FC tampil lebih siap. Ketika Egi Banis gagal menuntaskan tugasnya, di situlah semuanya selesai.
Skor 6-5. Fransiskus menang. Efrata tersingkir.
Kekalahan ini menjadi penutup yang terasa pahit bagi Efrata FC. Datang sebagai juara bertahan, mereka justru tersandung di fase gugur, sesuatu yang sebenarnya sudah mulai terlihat sejak fase grup ketika mereka takluk dari Unit Gabriel.
Sementara untuk Fransiskus FC, kemenangan ini sekaligus mengantar mereka melaju ke partai final.*
*Fr. Gonsi Kusman, SVD




Comments