top of page

13 Imam Baru Ditahbiskan di Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero

8 hours ago
3 min read
Para imam baru foto bersama Mgr. Maksimus Regus di depan Kapela Agung Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero, Sabtu (10/10/2026).
Para imam baru foto bersama Mgr. Maksimus Regus di depan Kapela Agung Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero, Sabtu (10/10/2026).

LEDALERO — Suasana khidmat dan penuh rasa syukur menyelimuti Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero pada Sabtu (10/10/2026). Sebanyak 13 imam baru resmi ditahbiskan dalam Perayaan Ekaristi yang dipimpin langsung oleh Uskup Keuskupan Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, Pr.


Dari ke-13 imam baru tersebut, 12 orang berasal dari Serikat Sabda Allah (SVD) dan 1 orang dari Serikat Maria Monfortan (SMM). Perayaan imamat tahun ini mengusung tema “Berbahagialah...” (Lukas 11:27). Misa kudus tersebut dihadiri oleh 99 imam konselebran, para biarawan-biarawati, serta ratusan umat dan keluarga yang hadir untuk memberikan dukungan doa. Suasana peribadatan berlangsung semakin anggun dan meriah berkat alunan lagu-lagu liturgis yang dibawakan secara merdu oleh Ledalero Choir.


Pesan Perutusan Mgr. Maksimus Regus

Dalam sambutannya, Mgr. Maksimus Regus menegaskan bahwa sebagai utusan Kristus, para imam ditantang untuk menyerahkan apa yang telah diterima dengan penuh keikhlasan. Beliau menyampaikan bahwa dengan cinta Tuhan, para imam menemukan energi untuk berbagi dan mewujudkan imamat yang berdampak nyata bagi sesama. Mengutip kata-kata Provinsial SMM, Uskup juga mengingatkan para imam baru untuk selalu: “Melayani dengan hati dan hati-hati.”


Mgr. Maksimus Regus, Pr menyampaikan sambutan dalam Misa Pentahbisan Imam di Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero, Sabtu (10/10/2026)
Mgr. Maksimus Regus, Pr menyampaikan sambutan dalam Misa Pentahbisan Imam di Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero, Sabtu (10/10/2026)

Panggilan Menjadi Pelayan Kehidupan

Provinsial SVD Ende, P. Yosep Emanuel Embu, SVD, mengutarakan rasa syukur atas rahmat panggilan bagi orang-orang muda. Beliau mengingatkan para imam baru agar imamat mereka selalu menyatu dengan realitas kehidupan masyarakat.


“Imamat tidak pernah dapat dipisahkan dari kesulitan, penderitaan, dan luka umat. Seorang imam dipanggil untuk lebih dekat dengan realitas umat dan lebih solider dengan umat,” tegas Pater Eman.


Beliau berpesan agar para imam muda tidak hanya menjadi pelayan di dalam gereja: “Kalian tidak hanya ditahbiskan untuk menjadi pelayan altar, tetapi untuk menjadi pelayan kehidupan. Jangan hanya berkhotbah, jangan hanya bersujud di ruang doa. Tetapi berjalanlah bersama umat.”


Ungkapan Syukur dan Komitmen Para Yubilaris

Mewakili para yubilaris, P. Fransiskus Carli Kau, SVD menyampaikan terima kasih atas pertolongan Tuhan dan dukungan doa dari sesama. Ia menekankan bahwa panggilan ini dipenuhi rasa syukur meski di tengah keterbatasan.


“Kami berbahagia karena Kasih Allah senantiasa memantapkan hati kami untuk memilih jalan ini, meski kami pun masih mempunyai kekurangan,” ungkap Pater Carli.

Ia juga menambahkan bahwa tanggung jawab baru ini siap dijalani dengan sukacita: “Moto ‘Berbahagialah’ mengingatkan kami bahwa tugas perutusan tidaklah mudah. Tapi, melayani dengan penuh kegembiraan adalah pilihan.”


Restu dan Doa dari Perwakilan Orang Tua

Ungkapan rasa syukur juga disampaikan oleh Ibu Sesilia Sabu Bali, ibunda dari Pater Paulus Barekama Tukan, SVD, mewakili orang tua para yubilaris. Ia mengutarakan rasa syukur yang mendalam atas rahmat imamat yang diterima anak-anak mereka. Ibu Sesilia berpesan agar ke-13 imam baru siap diutus mewartakan Injil di mana saja dengan penuh sukacita bersama umat.


“Pergilah dan wartakanlah Injil Tuhan di mana saja kalian diutus, umat sudah menunggu kalian, layanilah mereka dengan sukacita!” pesan Ibu Sesilia.


Upacara pentahbisan imam di Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero, Sabtu (10/10/2026).
Upacara pentahbisan imam di Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero, Sabtu (10/10/2026).

Daftar Penugasan Misi Pertama

Para imam baru yang ditahbiskan beserta tempat penugasan misi pertama mereka adalah sebagai berikut:

1.     RP. Rikardus Diku Da, SVD – Ende to Central America

2.     RP. Paulus Burekama Tukan, SVD – Ende to Timor-Indonesia

3.     RP. Yohanes Rudin, SVD – Ende to Netherlands-Belgium

4.     RP. Simon Sina Kelen, SVD – Ende to Ruteng-Indonesia

5.     RP. Petrus Sandiawan Denatalis, SVD – Ende to Ende-Indonesia

6.     RP. Sabinus Bake Lado, SVD – Ende to Ende-Indonesia

7.     RP. Fransiskus Carli Kau, SVD – Ende to The Irish and British

8.     RP. Beatus Didimus Gowing Moron, SVD – Ende to Portugal

9.     RP. Selestianus Daga, SVD – Ende to Brazil – Central

10.  RP. Petrus Marianus Gega Sogen, SVD – Ende to Ruteng-Indonesia

11.  RP. Donatus Iwad Mara, SVD – Ende to Ruteng-Indonesia

12.  RP. Yulius Bertin Japa, SVD – Ende to Ende-Indonesia

13.  RP. Diakon Novianus Damasus Tolek Kelore, SMM


Melalui tema perayaan “Berbahagialah...”, para imam baru diajak untuk senantiasa menghidupi kebahagiaan sejati dalam mewartakan Injil. Pentahbisan ini menjadi momen penuh rahmat bagi Gereja Katolik, sekaligus menambah deretan misionaris yang siap diutus ke pelbagai penjuru dunia.


***



Panitia Divisi Berita Perayaan Pentahbisan Imam Ledalero 2026

Fr. Laurentius Florido Atu, SVD

Fr. Eustakius Kerbiyono Dagur, SVD

Fr. Gregorius Bagung Santur, SVD

Fr. Aloysius Stefanus Boleng Ola, SVD




Comments


VISITOR 

Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero

average rating is 3 out of 5, based on 150 votes, Penilaian produk
bottom of page