top of page

Kematian Bukanlah Sesuatu yang Menakutkan


JUMAT

Pekan Biasa XXX

[ Peringatan Arwah Semua Orang Beriman ]

Bacaan Pertama : 2 Makabe 12: 43-46

Bacaan Kedua : 1 Korintus 15 : 12-34

Bacaan Injil : Yohanes 6:37-40


Ada satu pengalaman menarik ketika menghadiri perayaan ekaristi peringatan arwah sebuah keluarga di Kota Manila beberapa tahun silam. Semua anggota keluarga dari orang yang meninggal hadir mengikuti perayaan ekaristi. Tak ada ekspresi sedih dari rau wajah mereka. Setelah perayaan ekaristi, semua anggota keluarga berziarah ke makam orang yang meninggal. Di sana pun tak ada eskpresi sedih yang mereka tunjukkan. Tidak ada suasana duka, yang ada adalah suasana gembira karena setelah berziarah ke makam, mereka kembali ke rumah dan makan bersama dengan gembira. Sungguh suasana yang berkesan, seolah tak ada lagi jarak antara yang masih hidup dan yang sudah meninggal.

Relasi kita dengan mereka yang sudah meninggal harus dibangun dalam suasana gembira, bukan duka dan sedih. Dalam keyakinan iman, kematian merupakan saat berpisahnya jiwa dari tubuh. Tubuh akan binasa, sedangkan jiwa akan terus hidup di alam baka, rumah abadi. Jarak kematian telah dihapus oleh wafat Kristus. Ketika Kristus wafat di puncak kalvari, tabir Bait Allah yang memisahkan tempat mahakudus, dan tempat profan terbelah dua dari atas sampai ke bawah. Hal ini mau menunjukkan bahwa kematian Kristus meretas jarak antara Allah yang bertakhta di atas sana dan manusia yang berdiam di bumi.

Kematian bukanlah sesuatu yang menakutkan. Santo Fransiskus Asisi di akhir hidupnya bernyanyi dengan riang gembira dan mengajak para brudernya untuk bernyanyi bersama. Ketika ditegur oleh salah seorang bruder, Fransiskus berkata: “Bagaimana mungkin saya tidak merasa gembira, sebentar lagi saya akan masuk ke dalam kebahagiaan Allah-ku. Kematian seseorang tidak lalu menciptakan jarak antara kita yang masih hidup dengan mereka. Kita tetap bersatu dengan Allah menuju kehidupan kekal. Mari kita menjalin relasi yang akrab dengan mereka yang meninggal dengan mendoakan keselamatan jiwa mereka, agar pada akhirnya mereka juga mendoakan kita yang masih berziarah di bumi ini.


DOA

Allah Tritunggal Mahakudus, kuatkanlah iman kami agar kami tidak memandang peristiwa kematian sebagai hal yang menakutkan dan merasa takut dengan mereka yang sudah meninggal. Amin.




14 views0 comments

Recent Posts

See All
bottom of page