• [Fr. Hendra Justian,SVD]

“Dipanggil dan Diutus Menjadi Saksi Kebangkitan”


SENIN

Dalam Oktaf Paskah

Bacaan I : Kis. 2:14.22-32

Bacaan Injil : Matius 28:8-15


KebangkitanYesus membuka masa depan yang cerah di tengah kegelapan dosa. Iman akan kebangkitan memampukan manusia untuk bersaksi tentang kebangkitan. Namun iman itu sendiri terkadang kurang peka dan mudah hancur berantakan, karena kebimbangan dan keragu-raguan. Maka iman akan kebangkitan harus senantiasa digali dan diperdalam melalui kesaksian iman para rasul dan kesaksian hidup Kristus sendiri. Iman akan kebangkitan Kristus harus dibagi-bagikan, seperti halnya Kristus telah membagikan sukacita kebangkitanNya kepada semua umat manusia. Para rasullah yang menjadi jaminan kesaksian tentang misteri kebangkitan Kristus. Menjadi saksi kebangkitan Kristus di zaman ini, berarti dipanggil dan diutus untuk berani menyuarakan kebenaran, entah baik atau buruk waktunya. Menyuarakan kebenaran yang kerap kali terbungkam oleh tipu daya, hasutan, fitnah, gosip dan hoax. Menjadi saksi kebangkitan Kristus dewasa ini, berarti dipanggil dan diutus untuk menyuarakan kebenaran dan memperjuangkan keadilan bagi mereka yang kecil, miskin dan terpinggirkan. Dipanggil dan diutus menjadi saksi kebangkitan, berarti mewartakan kebenaran tentang Kristus yang bangkit, bukan sebaliknya mewartakan ego dan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, seperti halnya yang dilakukan oleh para pemuka agama Yahudi. Apakah kita siap menjadi saksi kebangkitan Kristus? Mampukah kita mengesampingkan ego pribadi atau kelompok kita, untuk mengemban tugas perutusan sebagai saksi kebangkitan Kristus?


DOA

Allah Tritunggal Mahakudus, tambahkanlah iman, harap dan kasih dalam hati kami, agar kami mampu dan selalu siap sedia menjadi saksi kebangkitan Kristus. Amin.




Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero

@2017 | Design by CH95 Website Design

VISITOR 

  • Facebook Social Icon
  • Google+ Social Icon
  • Twitter Social Icon