top of page

Laga Sengit, Gabriel Buktikan Keunggulan atas Efrata

  • Apr 25
  • 2 min read

Pemain Unit Gabriel berpose bersama sebelum pertandingan melawan Unit Efrata-Gere, Sabtu (25/04/2026) sore.
Pemain Unit Gabriel berpose bersama sebelum pertandingan melawan Unit Efrata-Gere, Sabtu (25/04/2026) sore.

Rentetan kemenangan besar Efrata dipatahkan oleh kesebelasan Gabriel. Gabriel berhasil mengungguli Efrata dengan skor akhir 3-2 pada pertandingan sepak bola di Lapangan Wairpelit, Sabtu (25/4/2026).


Laga terakhir di fase grup untuk kedua kesebelasan menorehkan 3 poin tambahan bagi Gabriel. Laga berlangsung sengit dengan jual beli serangan yang dilancarkan.


Fr. Anis Setu, SVD membuka keunggulan Gabriel setelah berhasil merobek gawang Efrata. Kesalahan pemain Efrata dimanfaatkan oleh Fr. Angga Siki, SVD dan membuka peluang bagi Fr. Anis, SVD.


Lapangan Wairpelit berubah riuh lantaran Fr. Anis, SVD yang pada laga sebelumnya berada pada posisi kiper berubah menjadi mesin pencetak gol.


Tak lama berselang, Efrata berhasil memecah "telur" setelah memanafaatkan tendangan susdut dengan baik. Melalui sundulan Fr. Kevin, SVD, skor berubah menjadi 1-1 hingga akhir babak pertama.


Memasuki babak kedua, Gabriel melancarkan serangan demi serangan untuk mengejar ketertinggalan. Namun, Keadaan justru tak berpihak kepada Gabriel. Fr. Wilson, SVD menambah keunggulan Efrata. Kali ini, Efrata berhasil mengausauasai papan skor dengan skor 2-1.


Ketertinggalan Gabriel dari Efrata justru menjadi api pemantik semangat Gabriel. Serangan demi serangan dilakukan untuk membongkar pertahanan Efrata. Pertahanan Efrata yang terkenal kuat akhirnya berhasil diterobos penyerang Gabriel.


Fr. Ardy Jenakur, SVD memberi sebuah umpan terobos yang indah yang dimanfaatkan dengan baik pula kapten Fr. Ino Bria, SVD. Gol ini membuat posisi kedua tim menjadi seimbang. Tensi permainan pun semakin intens.


Sayang seribu sayang, Efrata pada akhirnya harus mengakui taktik permainan Gabriel setelah Fr. Joe Mere, SVD melancarkan tendangan keras ke arah gawang Efrata. Gol injury time Gabriel rupanya tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.


"Permainan tadi benar-benar cantik. Tak perlu kata-kata gombal, semua orang agaknya setuju bila permainan hari ini benar-benar memuaskan." komentar Fr. Rifan Berek, SVD, suporter setia Gabriel.


Kini, Efrata telah mengunci tiket menuju semi-final Rekto Cup. Laga selanjutnya antara Yosef melawan Nitapleat menjadi penentu apakah Gabriel berhasil menyusul Efrata ke semi-final atau tidak.*


*Fr. Grei Santur, SVD

 
 
 

Comments


VISITOR 

Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero

average rating is 3 out of 5, based on 150 votes, Penilaian produk
bottom of page