top of page

RENUNGAN HARIAN || Sabtu, 17 Oktober 2026 - Pekan Biasa ke-XXVIII Tahun Genap || Berani Mengakui Kristus dan Mengandalkan Roh Kudus

16 hours ago
5 min read

PW S. Ignasius dari Antiokhia, Uskup dan Martir

Warna Liturgi: Merah

Bacaan I: Ef 1:15-23

Mazmur Tanggapan: Mzm 8:2-3a.4-5.6-7

Bait Pengantar Injil: Yoh 15:26b.27a

Bacaan Injil: Luk 12:8-12


Bacaan I

Ef 1:15-23

Kristus diberikan sebagai kepala atas Jemaat,

dan Jemaat itulah tubuh Kristus.


Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Efesus:


Saudara-saudara,

aku telah mendengar tentang imanmu dalam Tuhan Yesus

dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus.

Maka aku pun tidak berhenti mengucap syukur karena kalian,

dan dalam doaku kalian selalu kukenangkan.

Kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus,

yaitu Bapa yang mahamulia,

aku mohon supaya kalian diberi-Nya Roh hikmat dan wahyu

untuk mengenal Dia dengan benar;

supaya Ia menjadikan mata hatimu terang,

agar kalian mengerti

pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya,

yaitu betapa kaya kemuliaan yang dijanjikan akan diwarisi oleh orang-orang kudus

dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya.

Kekuatan itu sesuai dengan daya kuasa Allah

yang berkarya dalam Kristus,

yakni kuasa yang membangkitkan Kristus dari antara orang mati

serta menempatkan Dia di sisi kanan Allah dalam surga.

Di situ Kristus jauh lebih tinggi

dari segala pemerintah dan penguasa,

kekuasaan dan kerajaan serta tiap-tiap nama yang dapat disebut,

bukan saja di dunia ini, melainkan juga di dunia yang akan datang.


Segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus

dan Dia telah diberikan Allah kepada jemaat

sebagai kepala dari segala yang ada.

Jemaat itulah tubuh-Nya, yakni kepenuhan diri-Nya,

yang memenuhi semua dan segala sesuatu.


Demikianlah sabda Tuhan.


ATAU BACAAN LAIN:

Flp 3:17-4:1


Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Filipi:


Saudara-saudara, ikutilah teladanku,

dan perhatikanlah mereka yang hidup seperti kami.

Sebab seperti yang telah sering kukatakan kepadamu

dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis,

banyak orang hidup sebagai musuh salib Kristus.

Kesudahan mereka ialah kebinasaan,

Tuhan mereka ialah perut,

dan kemuliaan mereka ialah hal-hal yang aib,

sedangkan pikiran mereka

semata-mata tertuju ke perkara-perkara duniawi.

Tetapi kita adalah warga Kerajaan Surga.

Dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus,

Sang Penyelamat,

yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini

menjadi serupa dengan tubuh-Nya yang mulia,

sesuai dengan kuasa-Nya

yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya.


Karena itu,

saudara-saudaraku yang kukasihi dan kurindukan,

sukacitaku dan mahkotaku,

berdirilah dengan teguh dalam Tuhan!


Demikianlah sabda Tuhan.


Mazmur Tanggapan

Mzm 8:2-3a.4-5.6-7

R:7

Putera-Mu Kauberi kuasa atas buatan tangan-Mu.


*Ya Tuhan, Allah kami,

betapa mulia nama-Mu di seluruh bumi!

Keagungan-Mu luhur mengatasi langit.

Lewat mulut bayi dan anak-anak menyusu

Kaupermalukan lawan-lawan-Mu.


*Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu,

bulan dan bintang-bintang yang Kaupasang:

Apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya?

Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?


*Kauciptakan dia hampir setara dengan Allah,

Kaumahkotai dengan kemuliaan dan semarak.

Kauberi dia kuasa atas buatan tangan-Mu;

segala-galanya telah Kautundukkan di bawah kakinya.


ATAU MAZMUR LAIN:

Mzm 34:2-3.4-5.6-7.8-9.10-11


Refren: Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu.


*Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu;

puji-pujian kepada-Nya selalu ada di dalam mulutku.

Karena Tuhan jiwaku bermegah;

biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya

dan bersukacita.


*Muliakanlah Tuhan bersama dengan daku,

marilah kita bersama-sama memasyhurkan nama-Nya.

Aku telah mencari Tuhan, lalu Ia menjawab aku,

dan melepaskan daku dari segala kegentaranku.


*Tujukanlah pandanganmu kepada-Nya,

maka mukamu akan berseri-seri,

dan tidak akan malu tersipu-sipu.

Orang yang tertindas ini berseru, dan Tuhan mendengarkan,

Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya.


*Malaikat Tuhan berkemah di sekeliling orang-orang yang takwa,

lalu meluputkan mereka.

Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan!

Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!


*Takutlah akan Tuhan, hari orang-orang-Nya yang kudus,

sebab orang yang takut akan Dia takkan berkekurangan.

Singa-singa muda merasa kelaparan,

tetapi orang-orang yang mencari Tuhan

tidak akan kekurangan suatu pun.



Bait Pengantar Injil

Yoh 15:26b.27a

Roh Kebenaran akan memberi kesaksiaan tentang Aku.

Dan kalian pun harus memberi kesaksian, sabda Tuhan.



Bacaan Injil

Luk 12:8-12

Roh Kudus akan mengajarkan kepadamu, apa yang harus kalian katakan.


Inilah Injil Suci menurut Lukas:


Sekali peristiwa

Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya,

"Barangsiapa mengakui Aku di depan manusia,

akan diakui pula oleh Anak Manusia di depan para malaikat Allah.

Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia,

ia akan disangkal pula di depan para malaikat Allah.


Setiap orang yang mengatakan sesuatu melawan Anak Manusia,

ia akan diampuni.

Tetapi barangsiapa menghujat Roh Kudus, tidak akan diampuni.

Apabila kalian dihadapkan kepada majelis

atau pemerintah, atau penguasa,

janganlah kalian kuatir

bagaimana dan apa yang harus kalian katakan untuk membela dirimu.

Sebab pada saat itu juga Roh Kudus akan mengajarkan kepadamu

apa yang harus kamu katakan."


Demikianlah sabda Tuhan.


ATAU BACAAN LAIN:

Yoh 12:24-26


Inilah Injil Suci menurut Yohanes:


Sekali peristiwa

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,

"Sesungguhnya

jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati,

ia tetap satu biji saja;

tetapi jika mati, ia akan menghasilkan banyak buah.


Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya,

tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini,

ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal.

Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku,

dan di mana Aku berada, di situ pun pelayan-Ku akan berada.

Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa."


Demikianlah sabda Tuhan.


RENUNGAN


Berani Mengakui Kristus dan Mengandalkan Roh Kudus


Saudara-saudari terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus

Pada hari ini, Sabtu, 17 Oktober 2026, kita kembali diajak untuk merenungkan Sabda Tuhan yang diambil dari Injil Lukas 12:8–12.


Dalam Injil hari ini, Yesus berkata bahwa setiap orang yang mengakui Dia di hadapan manusia, akan diakui pula oleh Anak Manusia di hadapan para malaikat Allah. Yesus juga mengingatkan para murid-Nya agar tidak takut ketika mereka harus menghadapi penganiayaan atau memberikan kesaksian tentang iman mereka. Sebab, Roh Kudus akan mengajar mereka tentang apa yang harus mereka katakan.


Saudara-saudari terkasih


Sabda Tuhan hari ini mengajak kita untuk merenungkan satu pertanyaan sederhana, tetapi sangat mendalam: Apakah kita sungguh berani mengakui Yesus dalam kehidupan sehari-hari?


Sebagai orang Katolik, kita mungkin tidak pernah merasa malu ketika membuat tanda salib, mengikuti Perayaan Ekaristi, berdoa, atau membawa rosario. Namun, keberanian iman yang sesungguhnya justru diuji ketika kita berada di tengah kehidupan sehari-hari.


Ketika orang lain mengajak kita berbuat curang, apakah kita berani menolak? Ketika kita melihat seseorang diperlakukan tidak adil, apakah kita berani membela kebenaran? Ketika kita disakiti, apakah kita berusaha mengampuni? Dan ketika kita mempunyai kesempatan untuk membantu sesama, apakah kita bersedia melakukannya dengan tulus?


Mengakui Kristus bukan hanya berarti menyebut nama-Nya dengan bibir, melainkan juga menghadirkan kasih-Nya melalui tindakan nyata.


Kita dapat mengatakan bahwa kita percaya kepada Yesus, tetapi iman itu perlu terlihat dalam cara kita berbicara, bekerja, memperlakukan keluarga, menghormati orang lain, dan mengambil keputusan.


Saudara-saudari terkasih


Yesus juga mengetahui bahwa kita adalah manusia yang memiliki kelemahan. Ada kalanya kita takut, ragu, merasa tidak mampu, bahkan gagal menjadi saksi-Nya. Kita mungkin ingin melakukan yang benar, tetapi khawatir akan penilaian orang lain. Kita ingin mempertahankan iman, tetapi merasa sendirian ketika menghadapi tantangan.

Karena itu, Yesus memberikan janji yang menguatkan: Roh Kudus akan menolong dan mengajar kita tentang apa yang harus kita katakan.


Janji ini mengingatkan kita bahwa dalam perjalanan iman, kita tidak pernah berjalan sendirian. Roh Kudus hadir untuk membimbing hati dan pikiran kita, menguatkan kita ketika lemah, serta menolong kita mengambil keputusan yang sesuai dengan kehendak Allah.


Oleh sebab itu, ketika menghadapi persoalan, janganlah kita hanya mengandalkan kekuatan diri sendiri. Luangkanlah waktu untuk berdoa dan memohon bimbingan Roh Kudus. Belajarlah mendengarkan suara Tuhan dalam keheningan hati, agar kita tidak terburu-buru bertindak menurut emosi atau kepentingan pribadi.


Saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus


Melalui Injil hari ini, marilah kita belajar menjadi orang Katolik yang tidak hanya rajin beribadah, tetapi juga berani menghidupi iman dalam perbuatan sehari-hari.

Kita tidak harus melakukan sesuatu yang besar untuk menjadi saksi Kristus. Kesediaan untuk berkata jujur, memberikan penghiburan kepada orang yang sedang bersedih, mengampuni mereka yang bersalah kepada kita, dan menolong orang yang membutuhkan merupakan kesaksian iman yang sangat berharga.


Jangan takut mengakui Kristus, sebab keberanian kita bukan berasal dari kekuatan diri sendiri, melainkan dari penyertaan Tuhan dan bimbingan Roh Kudus.

Semoga melalui kehidupan kita, orang lain tidak hanya mendengar tentang kasih Tuhan, tetapi juga sungguh mengalami kasih itu melalui kehadiran kita.


***


Fr. Nikolaus Barekamang Koten, SVD


Comments


VISITOR 

Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero

average rating is 3 out of 5, based on 150 votes, Penilaian produk
bottom of page