Featured Posts

TUHAN SENANTIASA BERJALAN BERSAMA KITA

April 3, 2018

 

RABU 
OKTAF PASKAH 
Bacaan Perama    : Kis. 3:1-10 
Bacaan Injil        : Luk. 24:13-35

 

    Hari ini, penginjil Lukas menceritakan secara lugas kepada kita mengenai penampakan Tuhan Yesus kepada dua orang murid-Nya dalam perjalanan ke Emaus. Dalam penampakan itu, kedua murid tidak langsung mengenali-Nya. Mereka malah menganggap bahwa Tuhan Yesus yang berjalan dan bercerita bersama mereka adalah orang baru. Ya, dalam artian tertentu dapat dikatakan bahwa Tuhan Yesus yang bangkit adalah orang baru. Ia bangkit dan memiliki hidup baru. Penampakan Yesus kepada kedua murid itu, di satu sisi menegaskan bahwa Ia benar-benar bangkit dari kematian dan memperoleh hidup baru, tetapi di sisi lain hendak menggugat iman kepercayaan para murid-Nya. Mereka telah berjalan bersama bermil-mil, bercakap-cakap dan bertukar pikiran bersama dengan Yesus, tetapi Tuhan Yesus sama sekali tidak dikenal. Inilah tanda bahwa mereka kurang percaya pada Tuhan Yesus.
    Dalam hidup sehari-hari, kita pun sering kali bersikap kurang percaya kepada Tuhan. Hal ini kita tunjukkan lewat sikap cemas atau kuatir ketika berhadapan dengan suatu masalah. Kita bahkan lebih mencurahkan perhatian kita pada masalah itu sendiri ketimbang pada Tuhan sebagai sumber kekuatan kita. Kita bahkan bersikap seperti dua murid itu, yang terlalu fokus pada persoalan tanpa menyadari keberadaan Tuhan yang sementara berjalan bersama kita.
    Sabda Tuhan hari ini mengajak kita untuk menyadari bahwa Tuhan senantiasa berjalan bersama kita. Ia selalu hadir dan mau berbagi dengan kita. Ia pun siap bercerita dan bercakap-cakap dengan kita asalkan kita mau membuka diri dan beriman secara sungguh kepada-Nya sebagai sumber kehidupan kita. Kehadiran-Nya yang paling nyata adalah di dalam peristiwa Ekaristi. Sudahkah kita memaknai peristiwa Ekaristi itu sebagai puncak iman kita? 

DOA 
Allah Tritunggal Mahakudus, bantulah kami agar selalu percaya dan beriman secara sungguh kepada-Mu sebagai sumber kehidupan kami. Biarlah di dalam Ekaristi Kudus, kami bersatu dengan Dikau dan memperoleh hidup yang kekal di dalam Dikau. Amin.

 

 
 

Please reload

Pewarta yang Setia

April 26, 2019

1/10
Please reload

Recent Posts

April 26, 2019

Please reload

Archive