Featured Posts

Menjadi Benih Yang Jatuh di Tanah Yang Baik dan Subur

JUMAT

Pekan Biasa XVI

Bacaan Pertama : Yer. 3:14-17

Bacaan Injil : Mat. 13:18-23

 

        Bacaan Injil hari ini mengisahkan dengan jelas, perumpamaan tentang sorang penabur. Perumpamaan tentang penabur benih merupakan cara Yesus menyampaikan pengajaran-Nya secara sederhana tentang pemberitaan Kerajaan Allah dan sikap serta motivasi orang yang mendengar. Dalam perumpamaan ini, Yesus mau menjelaskan tentang empat jenis tanah untuk menggambarkan tentang empat cara manusia dalam mendengar dan menerima Firman Tuhan.Pertama, benih yang jatuh di tanah yang keras. Gambaran tentang jalan atau tanah yang keras, sesunguhnya mau melambangkan pikiran yang tertutup dan menolak untuk menerima. Orang yang digambarkan seperi tanah yang keras adalah orang yang datang ke Gereja atau beribadah, dia mendengarkan Firman Tuhan tetapi tidak masuk ke dalam hatinya. Kedua, benih yang jatuh ke tanah yang berbatu-batu, di mana benih itu akan tumbuh dengan cepat tetapi cepat layu karena kurangnya tanah. Itulah orang yang mendengarkan Firman Tuhan dengan gembira tetapi tidak berakar. Sebagai contoh, ada orang yang aktif dalam kegiatan menggereja, tetapi mereka menerima Firman Tuhan dengan cara yang dangkal. Ketiga, benih yang jatuh di semak-semak berduri. Ini mau menggambaran tipe orang yang mendengarkan Firman Tuhan dan percaya. Tetapi saat mengalami tantangan dan kesulitan, firman yang sudah didengar itu akan mati. Keempat, benih yang jatuh di tanah yang baik dan subur. Benih itu berakar, bertumbuh dan berbuah lebat. Itulah orang-orang yang mendengarkan Firman Tuhan, mengerti dan percaya sungguh. Orang-orang seperti ini akan menjadikan Firmna Tuhan sebagi dasar dalam kehidupan sehari-hari sehingga mereka sungguh berbuah dengan benar dalam setiap sikap dan tindakan. [Frt.Sintus Bria SVD]

 

DOA

Allah Tritunggal Mahakudus, buatlah kami mampu menjadi tanah yang baik dan subur, sehingga Firman Tuhan yang kami dengar, boleh berakar, tumbuh dan berbuat lebat. Amin.

 

 
 

Please reload

Pewarta yang Setia

April 26, 2019

1/10
Please reload

Recent Posts

April 26, 2019

Please reload

Archive