Featured Posts

Mengampuni Tanpa Batas

August 15, 2018

KAMIS

Pekan Biasa XIX

Bacaan Pertama : Yeh. 12:1-12

Bacaan Injil : Mat. 18:21 –19:1

 

Pada hari ini, Yesus mengajarkan tentang pengampunan yang tanpa batas. Yesus menyatakan bahwa kita mesti mengampuni sebanyak tujuh puluh kali tujuh kali. Yesus ingin menegaskan bahwa pengampunan ini bukan terutama soal berapa jumlah pengampunan yang mesti kita berikan, melainkan bagaimana kita memberikan pengampunan yang tanpa batas. Pengampunan ini merupakan pengampunan yang sempurna karena dengan itu hati kita akan dibersihkan dari segala kebencian dan menjadi murni akan cinta kasih Kristus.

          Pengampunan seperti ini sebenarnya telah ditunjukkan oleh Allah sendiri yang selalu mengampuni setiap orang yang ingin bertobat dan kembali kepada-Nya. Kita perlu menyadari bahwa dosa dan kesalahan merupakan penghalang bagi kita manusia dalam persekutuan kita dengan Allah. Namun, Allah tidak pernah ingin merusak hubungan kita dengan-Nya. Karena itu, Ia selalu memberikan kesempatan kepada kita untuk bertobat. Dengan bertobat, Allah pasti akan memberikan pengampunan bagi kita dan membiarkan kita bertumbuh dalam relasi cinta kasih yang membawa kedamaian. Sebagai umat beriman, kita bersyukur bahwa Allah senantiasa mengampuni kita, tanpa peduli seberapa besar dan berapa banyak dosa yang telah kita lakukan. Pengampunan itu tidak terjadi atas usaha kita manusia, melainkan semata-mata karena belaskasih-Nya kepada kita.

            Allah menghendaki agar kita pun dapat mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kita. Dalam kehidupan setiap hari, kita pasti pernah dan bahkan sering dikecewakan oleh orang lain. Kekecewaan ini hendaknya tidak boleh kita pelihara dengan menaruh sikap benci dan dendam kepada orang lain. Sebaliknya, kita mesti belajar untuk memberi pengampunan, seberapa pun besar dan banyaknya kesalahan yang telah dilakukan kepada kita. Dengan demikian, hati kita akan menjadi damai, relasi kita akan tetap terjaga, dan hubungan kita dengan Tuhan senantiasa menjadi kekuatan dalam kehidupan kita setiap hari.

 

DOA

Allah Tritunggal Mahakudus, berilah kami hati yang damai dan penuh cinta, agar kami dapat menjadi pembawa damai dan sukacita di tengah dunia. Amin.

 

 
 

Please reload

Pewarta yang Setia

April 26, 2019

1/10
Please reload

Recent Posts

April 26, 2019

Please reload

Archive