Featured Posts

Ucapan Bahagia: Penghiburan Iman

September 11, 2018

RABU

Pekan Biasa XXIII

Bacaan Pertama : 1Kor. 7:25-31

Bacaan Injil : Luk. 6:20-26

 

Dalam Injil hari ini, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, ”Berbahagialah kamu yang miskin. Berbahagialah kamu yang lapar. Berbahagialah kamu yang menangis. Berbahagialah kalian ketika orang membenci kalian, menghina kalian, dan mencela nama kalian sebagai jahat.” Sekarang, tanyakan kepada diri kita sendiri: apakah kita menganggap diri kita diberkati ketika kita mengalami kemiskinan, kelaparan, atau cobaan lainnya? Apakah kita merasa diberkati jika seseorang membenci atau tidak menyukai kita?

Saya ragu bahwa setiap kita merasa diberkati ketika kita mengalami kesakitan, kesedihan, kehilangan dan kebingungan dalam hidup kita. Lebih mungkin kita akan merasa dikutuk atau dikhianati. Kita mungkin sedih, takut, atau marah pada Tuhan. Namun, Yesus mengatakan kepada kita untuk bersukacita dan melompat kegirangan pada hari itu. Dia meyakinkan kita bahwa kita akan mendapat pahala yang besar di surga. Namun, jaminan ini kemungkinan besar tidak akan meringankan rasa sakit, kesedihan, atau penderitaan yang mungkin kita alami. Lalu, apa maksud Yesus menyampaikan ucapan bahagia itu?

Ucapan bahagia yang disampaikan Yesus melalui perikop Injil hari ini mengajak kita umat beriman untuk kembali melihat hidup kita. Kita dipanggil untuk berani menerima dan mendengar kabar sukacita dari Allah kalau kita akan menemukan kebahagiaan dalam kehidupan. Kebahagiaan juga dapat ditemukan di saat kita sungguh berani mengosongkan diri, menyerahkan hidup kita kepada Allah. ketidakberdayaan dan kepasrahan diri sepenuhnya ke dalam tangan Tuhan akan mengalirkan kebahagiaan di dalam kehidupan iman kita. Pengharapan dan iman yang penuh kepada Allah akan menumbuhkan ketenangan dan kedamaian serta kebahagian dalam kehidupan kita.

 

DOA

Allah Tritunggal Mahakudus, kami bersyukur atas rahmat penyertaan dalam seluruh hidup kami. Kami mohon dampingilah kami selalu dalam iman dan harapan akan janji-janji-Mu. Amin.

 

 
 

Please reload

Pewarta yang Setia

April 26, 2019

1/10
Please reload

Recent Posts

April 26, 2019

Please reload

Archive