Featured Posts

Menjadi Saksi Kebenaran

September 13, 2018

JUMAT

Pekan Biasa XXIII

Pesta Salib Suci

Bacaan Pertama : Bil. 21:4-9

Bacaan Kedua : Flp. 2:6-11

Bacaan Injil : Yoh. 3:13-17

 

Merayakan “Pesta Salib Suci”, berarti kita merayakan hari kemenangan Salib Kristus. Perihal sejarah Pesta Salib Suci, pada awalnya dimaksudkan untuk memperingati penemuan salib Yesus oleh Santa Helena, ibu Kaisar Romawi, Konstantinus Agung, pada tanggal 18 Agustus 320. Dikisahkan bahwa pada awalnya para penggali menemukan tiga salib. Tetapi mereka tidak bisa menentukan yang mana salib Yesus dan yang mana salib kedua penjahat yang disalibkan bersama Dia.

Akhirnya mereka mendapat ide yang cemerlang. Mereka membawa seorang wanita yang sakit dan satu mayat yang akan segera dikuburkan. Ketiga salib tersebut diletakkan di atas wanita yang sakit dan mayat tersebut. Dua salib yang pertama tidak memiliki kekuatan apa-apa. Sementara ketika salib yang ketiga ditempatkan di atas wanita yang sakit, wanita itu segera sembuh. Dan ketika salib itu ditempatkan di atas mayat tersebut, ia pun hidup kembali. Dari dua kejadian luar biasa ini maka mereka dengan segera mengetahui salib mana yang suci. Berita langsung tersebar luas. Orang-orang datang menghormati Salib Suci tersebut.

Kehadiran dan keberadaan Yesus di tengah dunia pada dasarnya hanya untuk menyelamatkan dunia dari kuasa kegelapan yang merupakan akibat dosa manusia sendiri. Yesus hadir membawa dan mengajarkan gaya hidup baru, yakni cara hidup yang benar di hadapan Allah.

Di tengah dunia yang dilanda krisis kepercayaan oleh karena banyaknya upaya menebar kebencian atas nama suku, agama, golongan; maraknya aksi manipulasi data dan fakta atas suatu peristiwa sehingga kita sulit membedakan mana berita yang benar dan mana yang tidak benar, kita dipanggil untuk menjadi pewarta dan saksi-saksi kebenaran dan pembawa damai kepada sesama. Kita adalah orang-orang kepercayaan Allah untuk membawa sukacita kepada dunia.

 

DOA

Allah Tritunggal Mahakudus, kami percaya bahwa Salib-Mu merupakan tanda paling agung dari cinta kasih-Mu kepada umat manusia. Semoga Roh Kudus-Mu memampukan kami mengikuti jejak-Mu sebagai murid-murid-Mu yang baik. Amin.

 
 

Please reload

Pewarta yang Setia

April 26, 2019

1/10
Please reload

Recent Posts

April 26, 2019

Please reload

Archive