Featured Posts

Pilihan dalam Mengikuti Yesus

November 27, 2018

RABU

Pekan Biasa XXXIV

Bacaan Pertama : Why. 15:1-4

Bacaan Injil : Luk. 21:12-19

 

Injil hari ini melukiskan Yesus meneruskan peringatannya kepada orang banyak tentang resiko mengikuti-Nya: ditangkap, dianiaya, diserahkan dan masuk penjara.  Kata-kata Yesus ini mencerminkan realitas yang kita lihat dan dengar. Pelbagai kesulitan, bencana dan tragedi menyedihkan terjadi akhir-akhir ini di tanah air kita. Rasanya, kita seperti berjalan dalam lorong gelap tanpa ujung ketika suku, agama, ras dan antargolongan menjadi stigma yang mengancam kerukunan, perdamaian dan persaudaraan sejati dalam kehidupan bersama sebagai sebuah bangsa.

Setelah kata-kata peringatan itu, Yesus juga menyampaikan beberapa kata penghiburan kepada para pendengarnya: “Kalian akan dibenci oleh semua karena nama-Ku. Namun, tidak sehelai rambut kepalamu akan hilang. Kalau kalian tetap bertahan, kalian akan memperoleh hidupmu”. Apakah kata-kata terakhir dari Yesus ini menghibur dan meyakinkan kita? Ataukah kata-kata itu membuat kita ingin marah pada Yesus? Yesus memanggil kita untuk mengikuti Dia. Jika kita memilih untuk mengikuti-Nya, jalan itu juga dapat menuntun kita menuju salib.

Menjadi pertanyaan untuk kita: apa panggilan dari Injil hari ini untuk kita? Bagi kita, mungkin panggilan hari ini adalah menyadari bagaimana kita berinteraksi dengan orang-orang dalam kehidupan kita. Apakah kita menutup diri terhadap sesama? Apakah kita menghormati setiap individu yang kita temui? Atau apakah kita memperlakukan sesama yang lain dengan rumor, kebohongan, atau sindiran? Kita memiliki pilihan untuk bersikap negatif dan merendahkan. Namun, kita juga memiliki pilihan untuk menerima dan menghormati setiap individu yang kita jumpai. Apa yang akan menjadi pilihan kita?

 

DOA

Allah Tritunggal Mahakudus, bantulah kami untuk membawa salib kami di dalam kehidupan kami setiap hari. Amin.  

 

 

 

 

 
 

Please reload

Pewarta yang Setia

April 26, 2019

1/10
Please reload

Recent Posts

April 26, 2019

Please reload

Archive