JPIC SVD, TRUK-Flores dan SSPS Salurkan Bantuan bagi 228 Warga Terdampak Gempa di Nangamese
- 6 hours ago
- 3 min read

Tim Relawan JPIC SVD Provinsi Ende, TRUK-Flores, SSpS Provinsi Flores Bagian Timur, SVD, Soverdia Distrik Nagekeo, serta para sahabat SVD dan SSpS mendistribusikan bantuan kemanusiaan kepada korban gempa bumi di Nangamese, pesisir Pantai 17 Pulau Riung, Kabupaten Ngada, Minggu (23/8/2026).
Tim relawan melakukan perjalanan dari Maumere pada Sabtu (22/8/2026) menggunakan dua truk bak kayu yang mengangkut bahan bantuan dan satu mobil pikap. Setibanya di Riung, tim relawan menginap di Pondok SVD Riung. Bruder John Nahak, SVD, menjadi pengatur jalannya distribusi bantuan di Nangamese. Bruder John bersama Pater Bosco, SVD, juga menjadi pengelola Pondok SVD Riung.
Tim relawan ini terdiri dari para pater, frater SVD, para suster SSpS, Soverdia Distrik Nagekeo, serta sahabat SVD dan SSpS. Jumlah keseluruhan tim sebanyak 22 orang. Kehadiran tim relawan kemanusiaan menjadi bentuk cinta yang nyata bagi para korban gempa Flores. Bantuan kebutuhan pokok yang didistribusikan menjadi tanda solidaritas bahwa para korban tidak berjalan sendirian dalam menghadapi bencana.
Pada Minggu, 23 Agustus 2026, tepat pukul 07.15 WITA, tim relawan merayakan Ekaristi bersama umat Katolik di Kapela Stasi Keluarga Kudus Nazareth Riung. Perayaan Ekaristi dilaksanakan di luar gedung kapela karena bangunan tersebut mengalami keretakan dan situasi masih diwarnai gempa bumi susulan.

Perayaan Ekaristi dirayakan secara konselebran. Pater Aris Menehat, SVD, menjadi selebran utama dan didampingi pastor rekan Paroki Santo Petrus dan Paulus Bekek.
Hadir pula Soverdia Distrik Nagekeo dalam kegiatan distribusi bantuan ini. Kerja sama tersebut memperkuat persaudaraan dalam keluarga besar Santo Arnoldus Janssen yang selalu memberi perhatian kepada orang-orang kecil dan korban bencana alam (option for the poor).
Bantuan kemanusiaan ini menjadi jembatan solidaritas bahwa dalam situasi apa pun nilai kemanusiaan harus tetap dijunjung tanpa membedakan agama, golongan, ras, dan suku. Di mata Tuhan, semua manusia adalah satu dan bersaudara.
Sesudah perayaan Ekaristi, tim relawan bergerak menuju pesisir Pantai 17 Pulau Riung-Nangamese untuk mendistribusikan bantuan kemanusiaan berupa sembako kepada para korban terdampak gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026.
Suster Thomasin, SSpS, selaku Provinsial SSpS Flores Bagian Timur, turut hadir dalam distribusi bantuan tersebut. Ia mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kemanusiaan dan solidaritas bagi para korban gempa Flores. Bantuan tersebut menjadi tanda bahwa para korban tidak berjalan sendirian ketika menghadapi musibah bencana alam.
“Kemanusiaan dan solidaritas harus kita utamakan. Para korban gempa bumi Flores ini tidak berjalan sendirian. Kehadiran kita memberikan dukungan dan kekuatan bagi mereka,” ungkap Suster Thomasin.
Lebih lanjut, Suster Thomasin menyampaikan terima kasih kepada semua donatur dari berbagai pihak yang telah menyalurkan bantuan kemanusiaan dan solidaritas melalui JPIC Provinsi SVD Ende, TRUK-Flores, SSpS Flores Bagian Timur, dan SVD.
“Kami hanya menjadi saluran berkat dari kebaikan dan kemurahan para donatur. Semoga kita selalu bekerja sama dalam nilai kemanusiaan dan solidaritas bagi sesama,” tandas Suster Thomasin.
Suster Ika, SSpS, Ketua TRUK-Flores (Tim Relawan untuk Perempuan Flores), menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan yang melampaui perbedaan.
“Saudara dan saudari kita, para korban dampak gempa Flores, membutuhkan kehadiran dan bantuan nyata dari kita bersama. Nilai kemanusiaan dan solidaritas melampaui sekat perbedaan di antara kita. Kita satu dan sama di mata Tuhan,” jelas Suster Ika.
Sebanyak 65 kepala keluarga atau 228 jiwa menerima bantuan kemanusiaan dan solidaritas di pesisir Nangamese-Riung, Kabupaten Ngada. Warga di kawasan pesisir tersebut kebanyakan menganut agama Islam.
Salah seorang warga Nangamese, Ahmad Nurul, mengucapkan terima kasih kepada tim relawan dari JPIC Provinsi SVD Ende, TRUK-Flores, SSpS Flores Bagian Timur, dan Soverdia yang telah menyalurkan bantuan kemanusiaan dan solidaritas kepada masyarakat.

Warga pesisir Nangamese menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan bantuan yang diberikan. Bagi mereka, kehadiran tim relawan menjadi tanda solidaritas di tengah situasi sulit yang mereka alami setelah gempa.
Penulis,
Fr. Micky Moruk, SVD




Comments