top of page

Helena Juara Rektor Cup 2026 Usai Final Dramatis Lawan Fransiskus

  • May 3
  • 2 min read

Helena FC memastikan gelar juara Rektor Cup 2026.
Helena FC memastikan gelar juara Rektor Cup 2026.

Final tidak selalu dimenangkan oleh tim yang bermain paling rapi. Sering kali, yang mampu tetap tenang saat laga mulai lepas kendali, itulah yang keluar sebagai pemenang. Di Lapangan Wairpelit, Minggu (3/5/26), Helena FC membuktikan hal itu.


Fransiskus FC sempat unggul. Mereka sempat memegang kendali. Namun, pada akhirnya, trofi itu jatuh ke tangan Helena FC.


Helena memastikan gelar juara Rektor Cup 2026 setelah menang 5-4 lewat adu penalti, seusai bermain imbang 2-2 dalam waktu normal.


Sejak awal pertandingan, Fransiskus FC tampil berani. Mereka langsung menekan dan bermain terbuka. Pola ini sempat membuat permainan terlihat dikuasai, tetapi juga menyisakan ruang di belakang. Situasi itu dimanfaatkan Helena.


Loys Adiman lolos dari kawalan, berhadapan langsung dengan kiper, dan melepaskan tendangan yang sempat ditepis. Bola pantul kembali ke arahnya dan langsung disambar untuk menjadi gol. Skor 1-0.


Fransiskus merespons dengan meningkatkan tekanan. Upaya itu berbuah hasil lewat tendangan dari luar kotak penalti oleh Rian Tap yang tak mampu diantisipasi. Skor kembali imbang 1-1 hingga babak pertama usai.


Memasuki babak kedua, permainan tidak selalu berjalan rapi. Tempo tetap tinggi, tetapi koordinasi mulai sering terputus. Dalam situasi seperti itu, Fransiskus justru berhasil berbalik unggul.


Gol kedua mereka lahir dari kemelut di depan gawang Helena. Bola tepisan kiper Felix Nggo tidak sepenuhnya aman dan dimanfaatkan menjadi gol. Skor berubah 2-1.


Di titik itu, Fransiskus sebenarnya punya peluang untuk mengunci pertandingan. Namun, kesempatan itu tidak dimanfaatkan.


Helena tetap menekan. Permainan mereka tidak selalu mulus, tetapi cukup untuk terus memberi tekanan. Pergantian pemain kemudian memberi dampak. Ferdin Reo, yang masuk di babak kedua, mencetak gol penyama. Skor menjadi 2-2.


Sisa waktu tidak menghasilkan gol tambahan. Pertandingan pun berlanjut ke adu penalti.


Di fase ini, Helena tampil lebih tenang. Seluruh penendang mereka berhasil menjalankan tugas. Sebaliknya, Fransiskus kehilangan satu momen penting. Tendangan Will Oki gagal, dan itu cukup untuk menentukan hasil akhir.


Skor 5-4 untuk Helena.


Manajer Helena FC, Fr. Ismet, mengatakan kemenangan ini merupakan hasil dari kerja sama tim. “Sepak bola bukan hanya soal siapa yang kuat, tetapi siapa yang mampu tetap tenang,” ujarnya.*


*Ismeth dan Febri


 
 
 

Comments


VISITOR 

Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero

average rating is 3 out of 5, based on 150 votes, Penilaian produk
bottom of page