top of page

Minggu Palma di Ledalero Berlangsung Khidmat, Tekankan Solidaritas dan Kepekaan Sosial

  • 18 hours ago
  • 2 min read

Imam memberkati daun palma dalam perayaan Minggu Palma di Kapela Agung Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero, Minggu (29/3/2026).
Imam memberkati daun palma dalam perayaan Minggu Palma di Kapela Agung Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero, Minggu (29/3/2026).

Komunitas Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero merayakan Ekaristi Hari Minggu Palma di Kapela Agung seminari, Minggu (29/3/2026) pagi. Perayaan yang dimulai pukul 07.00 WITA itu dipimpin Rektor seminari, Pater Yosef Keladu, SVD, dan diikuti seluruh anggota komunitas serta umat awam.


Suasana perayaan berlangsung khidmat. Liturgi diiringi koor para frater Unit St. Mikhael yang membawakan lagu-lagu bernuansa doa dan permenungan, sejalan dengan tema sengsara Tuhan yang mulai dihayati dalam Pekan Suci.


Persiapan perayaan dilakukan bersama oleh para frater. Mereka terlibat dalam pembersihan lingkungan seminari, penataan kapela, hingga pengaturan petugas liturgi. Dari tahun ke tahun, keterlibatan ini menjadi bagian penting dalam membangun suasana perayaan yang tertib dan bermakna.


“Kami sudah latihan sejak lama untuk membawakan koor hari ini. Kami ingin perayaan ini mendapat tempat di hati umat melalui suara kami. Ini hasil dari keseriusan kami selama latihan,” ujar salah seorang frater.


Dalam homilinya, Pater Yosef Keladu menyoroti dua pengalaman yang dialami Yesus dalam kisah sengsara, yakni pengkhianatan dan ditinggalkan. Dua pengalaman itu, menurutnya, menunjukkan kerendahan hati Allah yang sungguh masuk dalam realitas manusia.


Pesan tersebut sekaligus menjadi ajakan bagi umat, khususnya para frater sebagai calon misionaris Serikat Sabda Allah (SVD), untuk memiliki kepekaan terhadap berbagai persoalan sosial yang terjadi. Ia menekankan pentingnya membangun sensibilitas dan perhatian terhadap penderitaan sesama.


Perayaan Minggu Palma, lanjutnya, hendaknya tidak berhenti pada liturgi, tetapi menggerakkan sikap solidaritas dalam kehidupan sehari-hari. Sengsara dan kebangkitan Kristus diharapkan menjadi sumber pertobatan yang nyata.


Usai misa, suasana kebersamaan tampak di halaman seminari. Para frater saling menyapa, berbagi cerita, dan mengabadikan momen dengan daun palma di tangan. Ekspresi sederhana itu menjadi bagian dari dinamika hidup komunitas dalam menyambut Pekan Suci.*

*Fr. Gege Dermawan, SVD.

 
 
 

1 Comment


Selamat memasuki pekan suci konfrater sekalian.

Like

VISITOR 

Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero

average rating is 3 out of 5, based on 150 votes, Penilaian produk
bottom of page