top of page

Para Frater Wisma Arnoldus Janssen Nitapleat Disambut Meriah di Paroki St. Yoseph Bajawa


Rombongan frater memasuki area Paroki St. Yoseph Bajawa dalam prosesi penerimaan, berjalan bersama para imam, umat, dan penari adat sebagai tanda sambutan dan persaudaraan.
Rombongan frater memasuki area Paroki St. Yoseph Bajawa dalam prosesi penerimaan, berjalan bersama para imam, umat, dan penari adat sebagai tanda sambutan dan persaudaraan.

Tepat pukul 07.35 WITA, Minggu (5/1), rombongan panitia Live In dari Paroki St. Yoseph Bajawa tiba di penginapan para frater di rumah Bapak Kletus Gabhe, ayah dari Ketua Unit Arnoldus Janssen Nitapleat, Fr. Diego Liko, SVD. Penjemputan ini menandai dimulainya kegiatan Live In para frater Wisma Arnoldus Janssen Nitapleat di paroki tersebut.



Para frater bersama Prefek Unit, Pater Fredy Sebho, SVD, kemudian berangkat menuju Paroki St. Yoseph Bajawa. Sekitar sepuluh menit perjalanan, rombongan tiba di kompleks paroki dan disambut dengan penuh sukacita oleh Pastor Paroki, Pater Jhon Lebe, OCD, didampingi para pastor pembantu, Pater Hans, OCD, dan Pater Vian, OCD, bersama para pengurus paroki, umat, serta para penari adat.


Penyambutan diawali dengan pengalungan selendang khas Bajawa oleh Pastor Paroki sebagai tanda penerimaan resmi. Selanjutnya, para frater disambut dengan tarian Jai, tarian kebanggaan masyarakat Ngada, yang secara khusus dipersembahkan untuk para tamu. Di depan pintu masuk aula paroki, rombongan kembali diterima dengan tarian adat Maumere sebagai simbol persaudaraan dan persatuan.


Dalam sambutannya, Pater Jhon Lebe, OCD, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaan umat Paroki St. Yoseph Bajawa. Ia menegaskan bahwa kunjungan para frater ini menjadi pengalaman istimewa karena untuk pertama kalinya paroki tersebut menerima kegiatan Live In para frater, terlebih lagi berlangsung pada awal Tahun 2026.


Pater Jhon juga mengingatkan tema katekese yang akan menjadi perhatian selama kegiatan ini, yakni pelayanan paroki yang ramah terhadap anak dan ibu hamil, sebagai wujud tindak lanjut program Keuskupan Agung Ende.


Atas nama pastor pembantu dan seluruh pengurus paroki, ia menyampaikan terima kasih yang tulus atas kehadiran para frater serta berharap proses Live In dapat berjalan dengan baik dan membawa buah pastoral bagi umat.


Mewakili para frater, Prefek Unit Arnoldus Janssen Nitapleat, Pater Fredy Sebho, SVD, menjelaskan bahwa kegiatan Live In merupakan bagian dari pastoral kategorial. Melalui kegiatan ini, para frater tidak hanya tinggal di rumah umat, tetapi juga terlibat langsung dalam kehidupan sehari-hari, seperti bekerja di kebun, mengunjungi sekolah, mengikuti kegiatan KUB, serta berbagai aktivitas harian umat.


Pada kesempatan yang sama, ia juga mewakili Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero dan seluruh frater Unit Arnoldus Janssen Nitapleat menyampaikan terima kasih atas penerimaan yang hangat dari umat Paroki St. Yoseph Bajawa. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama kegiatan berlangsung terdapat sikap atau tindakan para frater yang kurang berkenan.


Acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian para frater ke lingkungan dan rumah orang tua asuh sesuai tempat misi masing-masing. Pembagian ini dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Live In, Bapak Fery Lafu. Ia mengingatkan para frater untuk memperhatikan jadwal kegiatan, terutama kegiatan bersama, serta berpartisipasi aktif dalam seluruh aktivitas pastoral bersama umat.


Kegiatan penerimaan resmi ditutup dengan sesi foto bersama sesuai pembagian stasi, bersama Pastor Paroki, para pastor pembantu, dan Prefek Unit Arnoldus Janssen Nitapleat.*


*Fr. Afri Juang, SVD



 
 
 

Comments


VISITOR 

Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero

average rating is 3 out of 5, based on 150 votes, Penilaian produk
bottom of page