Rekoleksi Pembukaan Masa Adventus dan Pemberkatan Karangan Adven


Foto: P. Amandus Klau, SVD saat memberikan Rekoleksi.


Segenap anggota komunitas Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero mengikuti rekoleksi pembukaan Masa Adventus dan Pemberkatan Karangan Adven di kapela agung Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero pada Sabtu (27/11/) pkl. 18.00 WITA. Rekoleksi yang dibawakan oleh P. Amandus Klau, SVD diberi judul “Semiotik Adventus”.


Pater Amandus memulai renungannya dengan mengulas definisi “Adventus”. “Pertama, Adventus merupakan tanda inisiatif Allah yang tertuang dalam janji-janji-Nya. Allah yang memulai, Allah yang berjanji dan Allah pula yang memenuhi. Kedua, Adventus merupakan tanda harapan. Tuhan memberi harapan baru kepada manusia untuk hidup secara baru dalam Dia. Ketiga, Adventus merupakan momen pertobatan. Dalam momen ini, kita diajak untuk bertobat dan kembali kepada Allah,” tandas Pater Amandus.


Foto: Anggota komunitas Seminari Tinggi St. Paulus saat mengikuti Rekoleksi.


Selain itu, Pater Amandus menegaskan bahwa Masa Adventus merupakan masa penantian akan kedatangan Kristus. “Kedatangan Kristus membawa kuasa bagi semua manusia. Adventus merupakan perayaan kita sebagai penerus kuasa Kristus. Dan, kuasa warisan Kristus kepada kita adalah kuasa kasih,” tegasnya.


Di akhir rekoleksinya, Dosen Komunikasi pada STFK Ledalero ini mengharapkan agar komunitas Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero mampu menjadi penerus kuasa kasih Kristus.

Foto: Karangan Adven di Kapela Agung Seminari Tinggi St. Paulus.


Seusai rekoleksi, segenap anggota komunitas Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero mengikuti upacara pemberkatan karangan Adven. Upacara ini dipimpin oleh P. Amandus Klau, SVD. Dalam kata pengantarnya, Pater Amandus menyatakan bahwa ada dua makna yang bisa dipetik dari Karangan Adven. “Lingkaran dan Daun Hijau melambangkan hidup yang saling terjalin satu sama lain, sementara Lilin Adven melambangkan jalan terang mengusir kegelapan, kecemasan, dan ketakutan.”


Sementara dalam renungannya, Pater Amandus mengingatkan kembali agar semua anggota komunitas Ledalero mampu menjadi pewaris kuasa kasih Kristus.* (Fr. Aven Hadut, SVD)