Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero Adakan Misa Peringatan Arwah

_____________

"Kerajaan Allah sudah ada di tengah-tengah kita dan berada dalam jangkauan kita."

Foto: Perayaan Ekaristi mendoakan semua arwah konfrater yang telah meninggal (doc.)


Anggota komunitas SVD Ledalero, secara khusus yang tinggal tersebar di 'Unit dalam', mengikuti Perayaan Ekaristi untuk memperingati dan mendoakan arwah semua konfater yang pernah berkarya dan hidup di lingkungan Seminari Tinggi St. Paulus pada Kamis (11/11) pkl. 18.00 WITA. Perayaan ekaristi yang bertempat di Kapela Agung ini dipimpin oleh Pater Victory D. Lianain, SVD (P. Wawan).


P. Wawan, SVD menekankan dalam khotbahnya tentang Kerajaan Allah sebagai sentral pewartaan Yesus dan karya perwujudan kasih Bapa di tengah dunia. "Tema tentang Kerajaan Allah merupakan sentral dari seluruh pewartaan dan karya Yesus yang didasarkan pada misi kasih untuk mengantar semakin banyak orang kepada Bapa. Dengan ini, nyata bahwa kerajaan Allah dalam pewartaan Yesus adalah wujud kasih Allah yang tak bersyarat bagi ciptaan-Nya."

Foto: Perayaan Ekaristi mendoakan semua arwah konfrater yang telah meninggal (doc.)


Selain itu, P. Wawan, SVD menegaskan bahwa sebagai orang beriman, tidak terlalu penting kita bertanya seperti orang Farisi perihal kapan dan di mana kerajaan Allah itu akan tampak. Sebab Kerjaan Allah sudah ada di tengah-tengah kita dan kita dipanggil untuk mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari. "Kerajaan Allah sudah ada di tengah-tengah kita dan berada dalam jangkauan kita. Oleh sebab itu, kita dipanggil untuk membawa kegembiraan bagi semua yang sedang bersedih; membawa kelegaan kepada semua yang tengah terkungkung dalam derita; membawa damai kepada semua yang tengah bermusuhan; singkatnya, kita dipanggil untuk mewujudkan dan menghadirkan Kerajaan Allah yang berdaya menyelamatkan dalam hidup dan realitas sosial kita sehari-hari."

Foto: Perayaan Ekaristi mendoakan semua arwah konfrater yang telah meninggal (doc.)


Di akhir khotbahnya, P. Wawan mengajak seluruh anggota komunitas untuk mendoakan arwah konfrater yang dimakamkan di pekuburan Ledalero. Sembari mendoakan mereka, P. Wawan, SVD menegaskan bahwa warisan kenangan dan kebijakan hidup konfrater yang telah meninggal merupakan hadiah yang mesti disyukuri serentak diteruskan dan diperjuangkan dalam hidup demi terwujudnya Kerajaan Allah.*